Kontraktor tambang batubara · budget operasi 12 bulan

Dari target produksi sampai gross profit, langkah demi langkah.

Budget Tambang menuntun mine planner menyusun budget operasi satu proyek untuk satu tahun. Isian dibagi ke 10 langkah kecil dalam urutan yang sama dengan cara kerja di site: dasar proyek dan cuaca dulu, lalu armada dan produktivitas, owning sebelum operating cost, biaya per aktivitas, dan terakhir revenue serta laba rugi. Setiap angka dihitung ulang begitu isian berubah.

Periode
12 bulan
Jan–Des, satu tahun budget
Cakupan
1 proyek
satu site per budget
Langkah isian
10 langkah
dalam 7 fase
Mata uang
Rupiah
kurs USD bisa diubah

Peta alur

Tujuh fase, dikerjakan berurutan

Setiap fase memakai hasil fase sebelumnya. Baris bawah menunjukkan data yang diteruskan. Fase F dan G disiapkan untuk tahap pengembangan berikutnya.

FASE ADasar proyekEngineering1Proyek & kontrak2Kalender & cuacaFASE BProduksiEngineering3Pemilihan armada4Produktivitas &fleet matching5Rencana produksi &pendukungFASE CBiaya alatPlant6Owning cost7Operating costFASE DBiaya aktivitasEngineering · Admin8ABC & ABF9Biaya support &fixedFASE EFinansialFinance10Revenue, GP & labarugiFASE FApprovalPM · Head Office11Compile & approvalFASE GKontrolMonitor & Control12Control budgethari kerja, jam hujan,target volumejumlah unit & jamoperasibiaya Rp/jam per alatbiaya per aktivitas &fixedrevenue, GP, laba rugimaster budget sebagaibaseline
Kotak garis putus-putus = tahap pengembangan berikutnya. Titik biru di baris bawah = data yang diteruskan ke fase sesudahnya.

Ringkasan

Siapa mengisi apa, dan hasilnya

FasePenanggung jawabLangkahHasil untuk fase berikutnya
FASE ADasar proyekEngineering
  • 1. Proyek & kontrakKurs, harga, dan target produksi 12 bulan
  • 2. Kalender & cuacaHari kerja, jam hujan, dan delay terjadwal
Kurs, harga fuel, target OB & coal per bulan, hari kerja dan jam hujan.
FASE BProduksiEngineering
  • 3. Pemilihan armadaFleet muat-angkut, alat support, status milik/sewa/subkon
  • 4. Produktivitas & fleet matchingProduktivitas loader & hauler, match factor, jumlah DT
  • 5. Rencana produksi & pendukungPA, UA, kapasitas vs target, dasar volume, blasting, dewatering
Jumlah unit per fleet, match factor, jam operasi dan kapasitas vs target.
FASE CBiaya alatPlant
  • 6. Owning costDepresiasi, bunga, asuransi untuk unit milik
  • 7. Operating costFuel, pelumas, ban, repair, operator, tarif sewa
Biaya Rp/jam tiap alat: owning untuk unit milik, operating atau tarif sewa.
FASE DBiaya aktivitasEngineering · Admin
  • 8. ABC & ABFBiaya dan fuel per bcm/ton per aktivitas
  • 9. Biaya support & fixedGaji, akomodasi, catering, listrik, dan pos lain
Biaya & fuel per aktivitas (Rp/bcm, L/bcm) plus biaya support dan fixed.
FASE EFinansialFinance
  • 10. Revenue, GP & laba rugiTarif kontrak, revenue, gross profit per bulan
Revenue dari tarif kontrak, gross profit, dan laba rugi 12 bulan.
FASE FApprovalPM · Head Office
  • 11. Compile & approvaltahap berikutnyaReview PM, budget site, review Head Office, master budget
Budget site yang direview PM lalu Head Office menjadi master budget.
FASE GKontrolMonitor & Control
  • 12. Control budgettahap berikutnyaAktual mingguan, waterfall gain/loss, tindakan korektif
Aktual mingguan dibandingkan budget, waterfall gain/loss, tindakan korektif.

Cara aplikasi bekerja

  • Semua dalam Rupiah

    Harga alat atau biaya dalam USD dikonversi dengan kurs per bulan yang bisa Anda ubah kapan saja.

  • Rumus terbuka

    Setiap hasil punya tombol “Tunjukkan cara hitung”. Tidak ada angka kotak hitam.

  • Database alat & hujan

    Kapasitas bucket, fuel burn, harga, dan riwayat curah hujan site terisi otomatis sebagai titik awal.

  • Tersimpan otomatis

    Angka disimpan beberapa detik setelah diubah. Peran pengguna menentukan siapa boleh mengubah.

Siap menyusun budget?

Pilih proyek, buat budget tahunan, lalu mulai dari Fase A · Langkah 1 — Proyek & kontrak.

Masuk